PELRA DAN HARAPAN MASYARAKAT -
Ditulis oleh Redaksi di/pada Mei 31, 2008
Sumenep – Patroli.
Kalianget merupakan pelabuhan yang cukup padat lalu lintas lautnya. Kapal besar dan kecil banyak ditemui bersandar di pelabuhan Kalianget. Keberadaan pelabuan yang cukup ramai juga memberi penghasilan yang lumayan kepada masyarakat di sekitar. Banyak warung-warung yang berjejeran di areal pelabuhan. Selain membuka warung para pemiliknya juga yang lain nyambi sebagai koli pelabuhan. Rata-rata mereka bersyukur masih bisa bertahan menghidupi keluarganya di tengah himpitan ekonomi saat ini. Mereka berharap nanti apabila PELRA (Pelabuhan Rakyat) yang saat ini pembangunannya mangkrak telah selesai akan menjadikan Pelabuhan Kalianget semakin ramai, karena hal itu akan menambahkan penghasilan bagi para kuli dan juga warung-warung yang ada di sekitar pelabuhan.
Menyinggung masalah mangkrak yang proyek PELRA tokoh masyarakat Kalianget Wiyono AS, berharap agar pemerintah memperhatikan kembali proyek pembangunan Pelabuhan Rakyat (PELRA) karena hal itu akan sangat membantu masyarakat Sumenep umumnya dan masyarakat Kalianget khususnya Wiyono juga melanjutkan, meskipun saat ini proyek Pelra tersandung masalah hukum nama jangalah sampai memberhentikan pelaksanaan proyek. Biarlah masalah hukum terselesaikan di meja hukum namun pengerjaan proyek tetap dijalankan. Sebagai tokoh masyarakat pihaknya banyak mendapat keluhan dari masyarakat di sekitarnya dengan mangkraknya proyek Pelra tersebut. Wiyono juga meminta masyarakat Sumenep umumnya dan Kalianget khusus untuk meminta pemerintah untuk secepatnya melaksanakan kembali Proyek Pelra tersebut. Dukungan masyarakat sangat dibutuhkan dalam pembangunan proyek Pelra tersebut. (Edy/Sam)